ya judul di atas merupakan hasil obervasi gue atas apa yang terjadi di dunia hubungan percintaan antar anak manusia (iyalah manusia,klo anak hewan pasti gw post ini di blog animal planet..hehe)
selama ini banyak orang yang menggunakan alasan 'tidak cocok' untuk memutuskan hubungan dengan orang lain.
contoh:
- "eh lo kenapa putus sama si x?', 'gak cocok boi soalnya gw sama dy'
- 'bro hubungan lo sama si L gimana?', 'udh game over bro,sama sekali gak cocok gw sama dy
- 'udah lo putusin aja tuh si M,udh ketauan lo gak cocok sama dy'
*kata yang dicetak tebal merupakan alasan yang digunakan untuk memutuskan hubungan
ya dari skalian alasan, entah mengapa banyak orang lebih suka menggunakan alasan ketidakcocokan.
Maaf klo seandainya gue soktau, tapi menurut gue alasan ketidakcocokan itu muncul karena ketidakmampuan manusia untuk beradaptasi antara satu sama lainnya. Menurut gue manusia memang tidak ada yang cocok satu sama lainnya dari lahir,krn manusia dilahirkan berbeda-beda,bahkan kembar identik pun punya perbedaan.
'Terus apa yang buat manusia bisa bersatu dan hidup berdampingan?'
jawaban pertanyaan tersebut adalah adaptasi. Ya manusia dikarunia kemampuan beradaptasi yang sangat hebat,makanya manusia tetap ada dari jaman batu sampe sekarang..itu semua karena kemampuan adaptasi kita yang luar biasa hebat.
Melalui kemampuan tersebut kita dapat melihat dan mengevaluasi apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan, memperbaiki kesalahan2 yang telah kita lakukan, mempelajari sesuatu yang baru, yang sebelumnya kita tidak tahu sama sekali, dan banyak lagi hal yang dapat dilakukan melalui adaptasi (sebenernya sih gue cuma tahu segitu doang..ehehehe).
Jadi klo masih ada orang yang selalu jawab pertanyaan mengenai percintaan dengan jawaban, 'gak cocok, masih nyari yang cocok, etc', bagi gue itu itu alasan klise bagi mereka yang emang udah gak mau berhubungan lagi dgn orang tersebut.
Kenapa gue bisa bilang seperti itu, karena klo lo memang cinta/ love/ liebe/ l'amour/ الحب sama orang tersebut, lo akan beradaptasi untuk menyesuaikan diri dengan dia, agar hubungan lo bisa terus berlanjut.
Gue bisa bilang seperti itu karena gue mengalaminya sendiri. Sifat gue dan isti gak ada serasi atau cocoknya sama sekali.
contoh kecilnya:
- gw suka manis, isti suka asin
- isti suka pedes, gw gak begitu suka pedes (tapi skrg udah suka pedes..hehe)
- gw gak masalah keluar rumah panas2, isti gak bakalan mau keluar rumah pas panas2
- isti orangnya perfeksionis, gw orangnya santai cenderung berantakan
dari contoh kecil tersebut, sedikit banyak menunjukkan bahwa gue dan isti merupakan dua pribadi yang bertolak belakang.
Alhamdulillah melalui proses adaptasi, gue dan isti menjadi lebih mengerti satu sama lainnya. Gue menjadi lebih paham terhadap isti, dan isti juga jadi lebih paham terhadap diri gue..sampai sekarang gue dan isti juga masih menjalani proses tersebut, karena proses adaptasi tidak akan pernah berhenti selama manusia hidup.
selama proses adaptasi tersebut pasti ada yang namanya konflik, tapi kita jangan berpikir negatif terhadap konflik tersebut, karena konflik dapat mempererat suatu hubungan..itu yang terjadi dengan gue dan isti, hubungan kita berdua bisa sampai sekarang karena ada konflik. Entah itu konflik yang kecil ataupun besar,yang jelas itu membuat hubungan gw dan isti menjadi lebih erat dari sebelumnya,dan gue sangat bersyukur akan hal itu.
saling mengerti dan menerima kekurangan masing2 juga termasuk dalam proses adaptasi.
Contohnya saat gue melakukan hal bodoh dengan ninggalin isti di pinggir jalan, dan dy gak ngerti gmn cara pulang dari daerah itu. Cewe lain pasti langsung mutusin gw saat itu juga,dan gak akan pernah ngomong lagi sama gue.tapi ternyata isti gak mutusin gue, dy tetep mau ngomong sama gue (meskipun dikit2,soalnya gue kan dibetein seminggu krn hal itu..hee). Isti tetap sama gue setelah kejadian itu, karena dia cinta sama gue dan dia mau ngerubah gue buat jadi orang yang lebih baik,mau ngerubah gue biar gak brengsek lagi (makasih istikuuu...peyuukk! kiss kiss!)
Dari hal itu gue sadar bahwa gue mesti beradaptasi,gue mesti berubah klo emang gue ingin hubungan gue dan isti berhasil. Isti udah beradaptasi dengan gue,dan sekarang giliran gue yang harus ngelakuin hal itu..karena proses adaptasi dlm suatu hubungan harus dilakukan oleh pihak laki2 dan perempuannya..agar hubungan tersebut dapat berhasil dan berjalan langgeng.
Inti dalam suatu hubungan adalah bagaimana lo bisa ikhlas memberi dan menerima kekurangan orang yang disayangin, kemudian menutupi kekurangan itu dengan kelebihan yang kita miliki. Mungkin kata lainnya saling pengertian (sok tau nih gw..hehe)
oiya kawan2, sedikit pesan untuk anda yang masih mencari-cari jodoh..klo elo gak berusaha menjadikan seseorang sbg org yang cocok untuk diri lo, maka lo tidak akan pernah menemukan orang yang cocok.
Tulisan ini gue dedikasikan buat isti. Perempuan yang udah ngerubah diri gue dengan kesabarannya, keikhlasannya dalam menerima diri gue..yang mau mencintai dan menerima diri gue apa adanya, tanpa ada pengecualian.
'I love you, no matter what'
Terima Kasih Istikuu J
numpang pamer foto berdua


0 komentar: